Kisah : “Aku Keluar dari Rumah Megahku…. Karena….”

1680x1050 (1)

Bismillaah,

Ada yang merasa sempit ditengah kekayaannya,
Ada yang merasa kaya ditengah kesempitannya..

Ada yang merasa bangga dengan auratnya,
Ada yang merasa takut dengan auratnya, meskipun telah ia tutupi dengan sempurna..

Ada yang merasa pintar dengan ‘ilmu padanya yang tiada ‘ilmu selain ‘ilmu dunia saja,
Ada yang merasa bodoh, padahal ia lulusan S3 di Madinah, dengan nilai lulus cumlaude..

Tersebutlah seorang Ibu yang shalihah, suatu hari beliau berinisiatif menjual sofanya, beliau menawarkan pagi dan sore. Lain harinya, giliran beliau menjual perabotan kamarnya seperti lemari hias, springbed ukuran besar, dan beberapa lemari pakaian. Lain harinya lagi, giliran perabotan dapur yang dijual kemudian disusul perabotan – perabotan lain.

Maka saya pun bertanya, “Mau pindahan umm (sebutan “Bu” dalam bahasa Arab)  ?” Beliau jawab, “Engga ukhtiy, anti mau beli perabotan ana ? Murah saja untuk anti..” Karena saat itu saya belum membutuhkan barang-barang tersebut, maka sayapun menolaknya, dengan hati yang sebenarnya kepengen beli juga. Hehe

Ibu tersebut memang serba kecukupan, rumahnya bagus dan luas, barang-barangnya termasuk barang mewah.

Kalau bukan sebab pindahan, lalu kenapa barang-barangnya dijual umm ?” Saya penasaran.
Ukhtiy, rumah kami, in syaa’Allaah, akan kami digunakan untuk sekolahan sunnah untuk anak – anak.. Jadi semua peralatan rumah tangga kami jual, nanti akan diganti dengan peralatan sekolahan..in syaa’Allaah.“.

Maa syaa’Allaah, rumah beliau mau dijadikan sekolahan untuk anak – anak ? Ah, pastilah beliau punya rumah lain yang lebih bagus daripada ini.

Lalu anti mau tinggal dimana umm ?” Tanya saya lanjut.
Kami pindah ke tempat lain, rencananya kami mau ngontrak ukh..“.

Yaa Rabb, ngontrak ? Gak salah denger ? Ngontrak ?
Bukankah banyak orang yang mengontrak justru berlomba-lomba membeli rumah pribadi ? Yaa Rabb, Maa syaa’Allaah.. Merinding.

Umm, anti yakin mau ngontrak ? Siapa yang urus sekolahan anak-anak itu nantinya ?“.

Apa jawaban beliau ? Beliau tersenyum sebentar, senyum yang tiada pernah saya lihat senyum sehebat ini, setegar ini..

Ukhtiy, kami sudah lama sekali dibiarkan oleh Allaah menempati rumah yang luas dan indah seperti ini, kini biarlah giliran mereka, anak-anak yang kurang mampu meneguk manisnya ‘ilmu disini. Rencananya kami yang mendanai mereka, in syaa’Allaah, dan akan kami panggil guru-guru yang mampu mengajarkan mereka mengenal Rabb-nya.”.

Allaahu Akbar, kisah nyata, dialog beberapa bulan yang lalu.

Dan pada riwayat Ibnu Majah dari Abu Qatadah RadhiyAllaahu ‘anhu, dia berkata: Rasulullah ShallAllaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

خَيْرُ مَا يُخَلِّفُ الرَّجُلُ مِنْ بَعْدِهِ ثَلاَثٌ : وَلَدٌ صَالِحٌ يَدْعُو لَهُ وَصَدَقَةٌ تَجْرِي يَبْلُغُهُ أَجْرُهَا وَعِلْمٌ يُعْمَلُ بِهِ مِنْ بَعْدِهِ

“Sebaik-baik apa yang ditinggalkan oleh seseorang setelah kematiannya adalah tiga perkara : anak shalih yang mendo’akannya, sedekah yang mengalir pahalanya sampai kepadanya, dan ‘ilmu yang diamalkan orang setelah (kematian) nya”.

Oiya, saya jadi teringat dengan pesan al – Ustadz Syafiq Basalamah, beliau mengatakan bahwa kita ini sebenarnya, entah punya rumah atau tidak, mengontrak atau ng-kos, numpang saudara atau hidup dimanapun, nanti juga ujung-ujungnya akan “angkat kaki” dari bangunan tersebut. Kita akan diusir, karena masa kita telah habis. Mau tak mau harus pindah ke rumah yang baru, yang rata dengan tanah. Ya, kematian. Kematian yang akan mengusir kita dari rumah-rumah kita.

Entah nasehat itu nyambung atau tidak dengan cerita diatas, yang jelas pindahnya Ibu tersebut dari rumah megahnya mengingatkan saya dengan nasehat al – Ustadz. BaarakAllaahu fiikum..

2 comments

  1. ummu atiqah · · Reply

    wallahu yubaarik fiik ^_^

    1. Aamiin, in syaa’Allaah..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: