Bunga itu Tumbuh menjadi Sosok yang Cantik

Namanya Bunga, tentu bukan nama sebenarnya..

Aku belajar banyak dari anak kecil itu, terakhir kami saling lempar obrolan ketika usianya masih 12 tahun. Ah, apalah yang dipikirkan anak SD kelas 6 ? Tapi, bukan Bunga namanya kalau dia tidak lebih istimewa dari anak-anak lain yang sebaya dengan dia. Mungkin karena ia dibesarkan oleh orangtua yang paham bahwa hidup ini fana, membosankan, sementara dan menipu. Yup, sungguh elok nian dek Bunga ini.

Dia memang berencana melanjutkan sekolahnya di sebuah pondok pesantren ternama di Jakarta. Bukan di sekolahan negeri favorit sebagaimana umumnya anak-anak inginkan.  Katanya, “aku kepengen bisa mahir bahasa Arab, kak..” Baiklah dek, seusiamu kakakmu ini hanya berpikir bagaimana caranya mencari tempat buat ngumpet yang aman supaya teman lain tidak mampu menemukan kakak. QoddarAllaah, hampir 2 tahun kami hilang komunikasi lantaran karena memang  dek Bunga harus fokus bersekolah.

Bunga, dek Bunga, ketika bercakap dengannya sungguh saya merasakan sedang bercakap dengan wanita dewasa yang umurnya lebih matang dari saya. Jangan tanya bagaimana ‘ilmunya ? Sungguh ia banyak menghapal hadits-hadits shahih dan ayat-ayat Allaah. Sama sekali tidak nampak sebagaimana anak-anak seumurannya yang suka menghapal lagu-lagu unyu dibalut cinta-cintaan sok dewasa. Tapi Bunga kecil tetaplah adik kecil. Ia pun sering tertawa dan berkata lucu layaknya anak yang belum banyak terkena dosa.

Semakin lama mengenangnya, semakin dalam rasa iri padanya, mungkin juga pada orangtuanya. Ketika seusianya, penulis justru masih sibuk dengan games petak umpet, lompat tali, jadwal berenang, de el el.. Sungguh awwam dengan kalimat tauhid. Penulis junior kala itu menerima pelajaran agama hanya dari sekolah yang tentunya tidak setiap hari diajarkan. Plus jadwal rutin ngaji tiap sore di sekolah, itupun menurut penulis efeknya belum maksimal untuk membentuk generasi semacam dek Bunga. Allaahu A’lam. Allaahul Musta’an.

Menurut saya, yang paling istimewa dari dek Bunga adalah dimana diusianya ini ia sudah mengenakan hijaab syar’i. Ya, hijaab syar’i yang menjulur panjang kebawah dada dengan gamis panjang menjuntai lantai juga lengkap dengan niqaab.. Maa syaa’Allaah yah ^^ Lalu, coba kita tengok anak-anak lain seumurannya, mereka sangat asyik berlenggak- lenggok menirukan gaya model dengan rambut penuh jepitan.  Ah, ndak perlu membandingkan dengan anak seumurannya, tengok saja bagaimana dengan wanita (yang ngakunya) Muslimah dijaman ini ? Sungguh hijaabnya bermacam-macam jenis, bahkan mereka juga enggan berhijaab. Sedih.

Saya sadar, beberapa dari kita tentu akan mengatakan, “anak-anak biarlah mencari apa yang disukainya saja, jangan banyak menuntut lebih dari mereka. Apalagi harus dipaksa jadi anak shalihah.” Hmmm.. Kelak nanti yang berpikir seperti ini akan tersadar. In syaa’Allaah.

Ketika nanti anak Anda semakin beranjak dewasa, semakin penuh kemauan, semakin ramai dunia teknologi dengan pertemanan yang semakin beragam tentunya. Ketika  anak-anak Anda tumbuh menjadi gadis yang ikut-ikutan melepas auratnya demi yang disukainya. Sedangkan yang  lain tumbuh menjadi pemuda yang lebih senang berada di “jalanan” bersama teman-teman yang tidak berkualitas. Saat masa itu tiba, Anda  akan bersedih hati seraya berucap, “Andai dulu aku mengajarkannya tentang sikap takut kepada Rabb-nya…”  Semoga tidak ada kata terlambat bagi kita wahai calon pemimpin anak-anak, aamiin..

Saya tidak berlebihan diam-diam mengagumi sosok Bunga, karena memang ia layak untuk dijadikan contoh. Kelak, Bunga dan Bunga-Bunga yang lain akan tumbuh menjadi Muslimah yang “cantik”. In syaa’Allaah. Semoga ia mampu menjadi cermin bagi teman-teman sebayanya dan wanita Muslimah juga mampu menjadi pelecut bagi para orangtua untuk menghasilkan keturunan yang berkualitas. Aamiin.

BaarakAllaahu fiykum….

Kota Kediri, 17 Rabbiul Awal 1435 H / 19 januari 2014

2 comments

  1. banyak reeblog gpp yaa.. bagus sih😀

    1. Gakpapa-lah… Gratis hehe :’)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: