“Nia, Sosok yang Tegar dan Berani….”

Bismillaah, sore ini berniat buat “bersih-bersih” satu email yang dikhususkan memang untuk Milis (bahasa Inggris dari mailing list). Sengaja buat 2 email dengan fungsi berbeda, yang satu lagi untuk email kiriman pribadi.

Biasanya, 2 minggu sekali aku menghapus email-email yang menumpuk berikut dengan spam. Entah kenapa mata ini melirik ke satu milis yang berjudul “Nia, Sosok yang Tegar dan Berani….” dari Anne Ahira Newsletter.

Jajaran kalimat yang indah, dan sukses membuatku senyum-senyum sendiri. :p

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – 

Dear Nia, insan manusia yang luar biasa…
Keadaan terpuruk bukanlah buruk, bila dihadapi dengan tenang, dan bijak serta berjuang terus pantang mundur, dan diiringi doa yang tulus!

Setiap tantangan dan rintangan adalah cambuk untuk memotivasi kita mencapai kemajuan dan kemenangan.

Pepatah mengatakan:

 “Kehidupan bukanlah jalan yang lurus dan mudah dilalui di mana kita bisa
bepergian bebas tanpa halangan. Kehidupan seringkali berupa
jalan-jalan sempit yang menyesatkan, di mana kita harus mencari jalan,
tersesat dan bingung! Sering rasanya sampai pada jalan tak berujung.

Namun, jika kita punya keyakinan Kepada Sang Maha Pemilik Kehidupan,
pintu pasti akan dibukakan untuk kita. Mungkin bukan pintu yang selalu
kita inginkan, namun pintu yang akhirnya akan terbukti, terbaik untuk
kita! – A.J. Cronin

Dear Nia,

Saat kita menjelang dewasa, hidup memang tidak selalu indah. 
Lihatlah, langit pun tak selalu cerah, suram malam kadang tak berbintang.
Itulah lukisan alam. Itulah aturan Tuhan.

Hidup adalah belajar. Belajar untuk menyelesaikan setiap teka-teki yang
sudah disiapkan oleh-Nya untuk kita. Yang terpenting adalah, dalam kondisi
apapun, lakukanlah selalu yang terbaik yang kita bisa.

Seberat apapun masalahmu kawan, sekelam apapun beban dalam hidupmu,
janganlah engkau berlari, apalagi sembunyi!

Temuilah Dia dengan lapang dada dan bersihnya hati. Yakinlah, dengan
KESABARAN, kita akan bisa bertahan dari segala badai cobaan.

Saat engkau mendapati masalah, yakinlah, sebenarnya engkau tengah
dipersiapkan-NYA tuk menjadi sosok
yang tegar & berani.

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – 

How a beautiful newsletter ! 

Ya, seorang yang sedang lemah jiwanya sejatinya tidak membutuhkan harta untuk menjadi kaya, tidak membutuhkan berlian atau emas untuk terlihat berkilau, tidak pula membutuhkan jabatan untuk terlihat terpandang. Namun, dia membutuhkan “bahu” untuk sekedar bersandar.. 

Zadanallaah ‘ilman wa hirsha, aamiin🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: