ME- MANAGE HATI

Kalau kita hendak ingin menjadi pengikut Rasulullaah shalallaahu ‘alayhi wa sallam, harusnya kita dapat mengikuti apa yang diajarkan/dilakukan Beliau, salah satunya dalam hal “me-manage hati”. Ya, Rasulullaah shalallaahu ‘alayhi wa sallam sangat hebat dalam me-menage hati, berikut para Sahabat, Tabi’in dan Tabiut Tabi’in beserta Keluarga Rasulullaah shalallaahu ‘alayhi wa sallam.

Ketika mereka sedih, mereka tidak terlalu lama larut dalam sedih. Pun begitu ketika mereka senang, mereka tidak pernah larut lama dalam kesenangan tersebut. Maa-syaa’Allaah..

Namun, tidak bisa dipungkiri sebagai manusia kita memiliki emosi/sikap yang berlebihan ketika diberi ujian oleh Allaah, baik ujian tersebut berupa kesenangan atau kesedihan. Qaddarallaah, itu yang terjadi denganku.. *hiks* terlebih jika ada sangkut paut dengan keluarga. Tidak perlu disebutkan hal seperti apa itu, cukuplah yang menimpa ini sangat membuat hati begitu perih.

Selama ini aku terus berusaha menanamkan bahwa diluaran sana tentu lebih banyak manusia yang dipilih Allaah untuk mengemban beban hidup lebih berat. Contoh saja seperti peperangan di negara-negara Islam, atau contoh paling dekat kehidupan anak-anak kecil dibawah umur yang (terpaksa) bekerja dijalanan. Yaa Allaah… Sungguh tak pantas bagiku untuk mengeluh!

Semua beban ini, justru ku pilih untuk menjadi “penyemangat” dalam menjalani (sisa) hidup. “Dunia ini sementara, maka kesenangan dan kesedihan didalamnya pun bersifat sementara” #quote. Aku percaya bahwa Allaah akan mendatangkan pertolongan-Nya, aku percaya. Karena pertolongan Allaah sangatlah dekat, dan Dialah sebaik-baiknya pelindung [ Ali Imran : 173 ].

Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya“. [QS. Ath-Thalaq : 4].

Berkaca diri. Jika pertolongan Allaah begitu dekat maka apa yang perlu dikhawatirkan? Apa yang perlu dipusingkan? Semoga sedikit coretan ini juga dapat menjadi penyemangat teman-teman sekalian ^^. Mungkin saja pundakku sedang membawa “beban” yang lebih berat itu daripada apa yang menjadi milik kalian..

Keep Istiqomah, saudaraku…… *senyum*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: