How to get Healthy with Fruit?

“Mengapa kita makan buah??”

Jelas, karena buah itu menyehatkan dong. Tapi taukah saudara saudariku, kalau tidak selalu memakan buah itu bisa sehat! Ada istilah “You are what you eat” So, untuk menjadi sehat itu sendiri kita harus tau bagaimana cara memperlakukan buah secara maksimal. Selama ini, kita hanya tau macam macam buah dan manfaatnya, adakah yang tau bahwa cara memakan buah juga berpengaruh pada kesehatan kita..?

Berikut ini beberapa informasi tentang buah dan bagaimana memaksimalkan manfaatnya..

Makan buah dalam keadaan perut kosong. Ini akan membuat penyerapan buah oleh tubuh menjadi maksimal.

Mengapa? Usus kita dirancang sedemikian rupa untuk bekerja sesuai dengan kemampuannya, jika kita memakan buah dibarengi dengan makanan lain maka usus tidak akan maksimal menyerap gizi dan vitamin pada buah, begitu juga jika kita memakan buah setelah makan roti atau nasi. Namun, jika perut dengan keadaan kosong, maka artinya sudah siap secara maksimal menyerap sekaligus mencerna kandungan penting pada buah seperti vitamin dan serat.

Bagaimana jika kita makan buah setelah makan nasi atau roti?

Tentu saja boleh, ketahanan tubuh orang berbeda beda. Jika anda memiliki maagh maka sebaiknya dianjurkan makan buah setelah makan makanan lain untuk mencegah peningkatan asam lambung. Waktu yang terbaik untuk makan buah setelah makan makanan lain adalah 3 jam setelah selesai makan. Beri usus waktu untuk mencerna makanan, sehingga buah nantinya juga akan tercerna maksimal.

Jangan langsung salahkan buah !

Dalam beberapa kasus pencernaan, seperti perut akan terasa mengembang setelah makan duren, setelah makan pisang membuat ingin segera pergi ke toilet, atau sering tersedak ketika makan semangka. Kenyataannya, Jika makan buah saat perut kosong, tidak akan timbul masalah tersebut diatas.

Buah dan makanan lain dalam lambung akan tercampur hingga membentuk gas tubuh, menyebabkan tersedak atau lambung mengembang. Yang lebih penting lagi, makan buah dengan perut kosong dapat menghindari rambut berubah menjadi putih, botak, syaraf tegang, hitam pada sekeliling mata.

Jangan juga mengira jeruk dan lemon yang rasanya asam dapat membantu asam dalam lambung. Riset menunjukkan, semua buah yang masuk kedalam lambung, setelahnya akan berubah menjadi basa. Jadi, sangat salah jika kita mengira maagh itu karena konsumsi buah, maagh dikarenakan pola makan yang tidak teratur sehingga terjadi radang/luka pada dinding lambung. Nah, dinding lambung yang luka akan sensitif dengan ransangan makanan berasam tinggi.

Tidak dianjurkan makan buah yang dimasak dengan proses panas

Beberapa menu makanan seperti nasi goreng nanas, sapi semur buah mangga, tim buah pear, kepiting saus mangga dan lain-lain menggunakan buah yang dimasak menggunakan panas. Proses panas dapat mendegradasi (menurunkan) kadar gizi dalam buah, terutama senyawa vitamin yang mudah rusak atau hilang karena panas. Ada baiknya kita memilih buah yang segar untuk dikonsumsi.

Jadi, buah apapun tentunya memiliki manfaat baik untuk tubuh dan sangat disayangkan ketika kita sendiri tidak dapat memahami cara memaksimalkan manfaat tersebut atau bahasa lainnya “buah cuma numpang lewat di perut”. Dalam ajaran islam, itu disebut mubatzir (terbuang-buang karena tidak berguna) ^_^v

Semoga dari hal sekecil apapun, kita bisa memetik pelajaran sebesar besarnya.

NB : Tambahan Tips:

*Cobalah makan buah di pagi hari. Hal ini membantu untuk meningkatkan gula darah secara perlahan dan tidak tergesa-gesa. Karena sistem pencernaan telah diam sepanjang malam, makan buah adalah cara restart yang lembut di pagi hari.

*Makanlah buah organik untuk menghindarkan efek pestisida yang tersisa.

*Hindari buah kaleng, buah beku atau buah yang sudah diproses seperti jus kemasan. Buah-buah yang sudah diolah biasanya mengandung banyak gula (tidak baik untuk orang yang diet sekaligus dapat merusak gigi) , pengawet atau bahan kimia tambahan lainnya yang tidak diinginkan !! Jadi, tetap makan buah segar.

*Segera minum jus buah segar yang kita buat sendiri, jangan disimpan terlalu lama karena vitamin-vitamin dan enzim-enzim yang ada pada buah mudah rusak jika disimpan terlalu lama.

Baarakallaahu fiykum..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: